Showing posts with label raja ampat. Show all posts
Showing posts with label raja ampat. Show all posts

Wednesday, April 11, 2018

Menikmati Sunset di Tembok Berlin

Mendengar kata “Tembok Berlin”, barangkali imajinasi anda akan melayang ke Jerman. Namun “Tembok Berlin” yang satu ini tidak berada di benua Eropa, melainkan ada di Kota Sorong, salah satu pintu gerbang provinsi Papua Barat.

"Tembok Berlin"
Pantai “Tembok Berlin” merupakan nama populer bagi Pantai Dofior, pantai sempit yang masuk di dalam wilayah Kota Sorong. Nama “Tembok Berlin” berasal dari tembok setinggi 1,5 meter dengan lebar 1 meter yang membentang di sepanjang Pantai Dofior, dengan panjang tak kurang dari 3 km. Tembok pembatas antara jalan dan pantai ini berfungsi sebagai tanggul sekaligus pemecah ombak.

Pantai Dofior
Pantai ini merupakan pantai yang menghadap ke barat, sehingga sangat ideal untuk melihat matahari terbenam. Di sore hari, banyak penduduk Kota Sorong yang duduk-duduk di tembok pantai ini untuk melihat panorama matahari terbenam, serta menikmati sejuknya hembusan angin laut. Jika air sedang tenang, banyak di antara pengunjung yang berenang di pantai ini. Menjelang malam, para penggemar wisata kuliner bisa menikmati kudapan ringan atau bersantap malam di warung-warung tenda yang berdiri di sepanjang Pantai Tembok Berlin.

Sunset di Pantai Dofior
Tak hanya pemandangan matahari terbenam, dari pantai ini anda bisa melihat pemandangan kapal yang akan berlabuh atau baru saja bertolak dari pelabuhan Sorong, serta pulau-pulau kecil yang terletak di depan Kota Sorong. Salah satu pulau yang terlihat dari Pantai Tembok Berlin adalah Pulau Mutiara, atau lebih dikenal sebagai Pulau Doom. Jika anda melintas Pantai Tembok Berlin di malam hari, anda bisa melihat pancaran cahaya lampu dari pulau ini seperti kerumunan bintang yang menerangi lautan, sehingga pulau ini disebut juga sebagai Pulau Bintang. Pulau lain yang juga terlihat dari pantai ini adalah Pulau Raam, atau lebih dikenal sebagai Pulau Buaya, karena bentuknya seperti kepala buaya yang sedang berendam. Pulau Buaya terkenal karena pantainya yang landai dan berpasir putih, sehingga dari kejauhan terlihat seperti garis putih memanjang. Untuk mengunjungi pulau-pulau ini, anda bisa naik perahu dari Pelabuhan Kota Sorong.

Pulau Buaya
(artikel pernah diposting di www.adirafacesofindonesia.com tanggal 27 Maret 2012)

Wednesday, June 18, 2014

Asyik, Jelajah Nusantara!



Alhamdulillah, antologi kedua saya akhirnya terbit ...

Masih tentang traveling, dan masih dengan grup Diva Press, antologi yang ditulis dan dikumpulkan oleh para penulis dari Komunitas Kampung Sastra ini sejatinya ditulis sebelum Love Journey #2, namun atas kebijakan dari Diva Press, Love Journey #2 ternyata diterbitkan lebih dulu daripada buku Asyik Jelajah Nusantara ini. Sebelum membeli buku yang dibanderol dengan harga Rp 50.000 per eksemplar. Mari kita lihat sinopsisnya berikut ini.

Selain kekayaan alam, Indonesia juga kaya akan tempat-tempat eksotis. Hal inilah yang menyebabkan banyak wisatawan, baik dari manca maupun lokal, yang tertarik untuk mengunjunginya, walaupun sangat jauh dari tempat tinggal. Selain menawarkan keindahan pesona alam, ada juga tempat yang menyajikan kekayaan budaya atau sejarah masa lalu. Tidak banyak negara yang mempunyai potensi negara yang sedemikian elok. Hanya di negara kita, negara Indonesia.

 Lalu, tempat-tempat wisata apa sajakah yang menawarkan banyak pesona itu? Baca saja buku ini! Di dalamnya, diberikan gambaran beberapa tempat wisata dari Sabang sampai Merauke, mulai dari Gua Jepang dan Gua Belanda di Jawa Barat sampai Kepulauan Raja Ampat di Papua. Semuanya disajikan secara lugas dalam penuturan beberapa penulis yang benar-benar pernah berkunjung ke tempat-tempat tersebut.

 Penasaran pengen tahu lebih jauh tentang tempat-tempat wisata tersebut? Segera miliki buku ini dan berkunjunglah ke sana. Niscaya, kita akan semakin bersyukur dengan anugerah Tuhan. Selamat membaca!

Saturday, October 13, 2012

Wisata Hemat Raja Ampat


Kabui Bay
Teluk Kabui, Salah Satu Obyek Wisata di Pulau Waigeo, Kepulauan Raja Ampat

Banyak yang mengira bahwa untuk berwisata ke Kepulauan Raja Ampat membutuhkan biaya belasan hingga puluhan juta Rupiah. Namun jika Anda tahu caranya, Anda bisa berwisata ke Raja Ampat dengan biaya yang cukup ekonomis. Berikut ini adalah tips-tips wisata hemat Raja Ampat.


Gerbang utama untuk mencapai Kepulauan Raja Ampat adalah Kota Sorong. Jika berangkat dari Jakarta, Anda bisa menggunakan penerbangan rute Jakarta-Makassar-Sorong yang dilayani Batavia Air, Sriwijaya Air atau Ekspress Air, dengan kisaran biaya antara Rp 1.600.000 – Rp 3.000.000/orang sekali jalan. Usahakan untuk memilh waktu keberangkatan bukan saat peak season, sehingga Anda bisa mendapatkan harga tiket pesawat yang cukup murah.

Melakukan wisata hemat Raja Ampat sangat ditentukan oleh tempat yang akan dikunjungi, serta moda transportasi yang akan digunakan. Jika Anda memutuskan untuk pergi ke Kota Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat di Pulau Waigeo, Anda bisa menggunakan kapal cepat MV Marina Ekspress yang berangkat setiap hari pukul 14.00 WIT dari Pelabuhan Rakyat Klademak Sorong, dengan biaya Rp 120.000/orang sekali jalan, dengan lama perjalanan kurang lebih 2 jam. Namun jika  Anda memilih tujuan ke wilayah lain yang tidak ada kapal regular, seperti Pulau Wayag, Anda bisa menyewa perahu motor berkapasitas 14 orang dari Pelabuhan Usaha Mina Sorong dengan biaya sekitar Rp 8.000.000 per hari. Biaya ini bisa lebih efisien jika perahu motor dapat diisi sesuai kapasitas maksimumnya.

Mayoritas sarana transportasi yang digunakan di Raja Ampat adalah sewaan, termasuk mobil dan perahu yang digunakan untuk berkeliling. Jadi salah satu tips wisata hemat Raja Ampat adalah dengan pergi secara berombongan. Semakin banyak anggota rombongan, biaya transportasi per orang bisa lebih murah. Rombongan ideal berjumlah antara 6-14 orang, sesuai kapasitas perahu motor yang digunakan untuk keliling pulau. Sebagai gambaran, untuk menyewa mobil keliling pulau, biaya sewanya Rp 100.000 per jam. Sedangkan untuk menyewa perahu keliling Pulau Waigeo, biaya sewanya antara Rp 2.500.000-Rp 4.000.000, bergantung pada waktu pemakaian.

Untuk menulis artikel-artikel perjalanan seperti ini, buku “Travel Writing 101” akan membantu Anda menjelajah dunia travel writing dan travel photography. Segera dapatkan buku ini di toko buku terdekat, atau dengan menghubungi kami di 081410822982 (WhatsApp/SMS only) atau e-mail : arini_che@yahoo.com.